Sabtu, 13 Agustus 2011

dasar-dasar codeigniter dengan codeigniter 2.0.2


 Mari kita belajar bersama... saat ini saya sedang memulai mengupas CodeIgniter atau disebut juga CI, bingung juga awalnya harus memulai dari mana... 
namun akhirnya saya mendapat kesempatan untuk mempelajari pengenalan CI dari paling dasar yang di berikan oleh bapak Beta Sidik, hatur nuhun kanggo ilmu na pak, baiklah kita mulai saja apa yang baru saja saya pelajari... mohon koreksinya jika ada yang salah ya (judulnya kan belajar bersama)
 CodeIgniter adalah aplikasi open source yang berupa framework dengan model MVC (Model, View, Controller) untuk membangun website dinamis dengan menggunakan PHP.
 Model, View, Controller merupakan suatu konsep yang cukup populer sekarang dalam pembangunan aplikasi web. MVC terbagi atas tiga bagian yaitu manipulasi data, user interface, dan kontrol aplikasi. Terdapat 3 jenis komponen yang membangun suatu MVC pattern dalam suatu aplikasi yaitu :
Model berhubungan langsung dengan database seperti (insert, update, delete, search), menangani validasi dari bagian controller, namun tidak bisa berhubungan langsung dengan view.
View merupakan bagian yang mempresentasikan data, bagian ini merupakan bagian file HTML yang diatur controller, view berfungsi untuk menerima dan mempresentasikan data kepada user. tidak memiliki akses langsung kepada model
Controller merupakan bagian yang mengatur view dan model. controller berfungsi untuk menerima request dan data dari user kemudian menentukan apa yang akan diproses oleh aplikasi.


kita awali dengan menulis kata hello word!!!
tapi sebelumnya silahkan untuk mendowload dulu CI terbaru yakni CI 2.0.2
jika sudah selesai download extract file tsb pada web server anda. disini saya mengunakan xampp, simpan file CI 2.0.2 di directory htdocs, kemudian replace namanya menjadi webci202.
kemudian silahkan buka text editor yang akan di gunakan seperti Notepad, Dreamweaver, PSPad, Notepad++,dll. kita awali dengan membuat sebuah controller.
ketikan source code berikut:


<?
class Hello extends CI_Controller {
   function index() {
echo "hello word!!!!";
   }
}
?>


kemudian simpan di subdirectory : webci202/aplication/controller/hello.php
run aplikasi dengan http://localhost/webci202/index.php/hello
maka akan muncul tampilan pada web browser anda seperti :






selanjutnya kita akan mencoba untuk menggunakan views dan controller :
ketikan source code berikut :


<html>
<head>
<title> hello </title>
</head>
<body>
 <?
echo "Hello word2!!!!";
?>
</body>
</html>


dan simpan code tersebut dengan nama v_hello.php pada subdir: webci202/aplication/views/
perhatikan code tersebut, bahwasannya disana di tuliskan code <html> dst.. seperti yang saya tuliskan pada awal bahwa views bagian ini merupakan bagian file HTML yang diatur controller, view berfungsi untuk menerima dan mempresentasikan data kepada user
kemudian pada file controller hello.php kita ubah menjadi :


<?
class Hello extends CI_Controller {
function index() {
             $this ->load->view("v_hello");
}
}
?>


pada bagian conttroller ini kita hanya me load apa yang sudah di tuliskan pada sourcode di views $this ->load->view("v_hello");
run aplikasi dengan http://localhost/webci202/index.php/hello
maka akan muncul tampilan pada web browser anda seperti :






baik kita coba dengan contoh views yang lain :
kita ubah file v_hello.php pada sub views menjadi


<html>
<head>
<title> <? echo $teks; ?></title>
</head>
<body>
 <?
echo $teks.$nama;
?>
</body>
</html>


kemudian ubah file hello.php pada controller menjadi:


<?
class Hello extends CI_Controller {
function index() {
             $appdata["teks"] ="hello";
             $appdata["nama"] ="buddi";
             $this ->load->view("v_hello",$appdata);
}
}
?>


setelah di run maka akan tampil:






selanjutnya saya akan menggunakan Model pada contoh berikut ini, sebelumnya perhatikan file hello.php pada controller dimana untuk
$appdata["teks"] ="hello";
$appdata["nama"] ="buddi";
kita akan sisipkan pada Model. seperti source code dibawah ini:


<?
class M_hello extends CI_model {
  function getdata() {
$appdata["teks"] ="hello";
$appdata["nama"] ="buddi";
return $appdata;
  }
}
?>


kemudian simpan pada sub webci202/aplication/model/ dengan nama m_hello.php
selaanjutnya ubah hello.php pada controller menjadi


<?
class Hello extends CI_Controller {
function index() {
           $this->load->model("m_hello");
           $appdata=$this->m_hello->getdata();
           $this ->load->view("v_hello",$appdata);
}
}
?>


maka setelah di run akan ditampilkan :






tampilan yang dihasilkan sama dengan contoh sebelum nya kan... hehehehehehe tapi dengan menggunakan model ada kelebihannya loh ayo apa..????? *_" 
ini dulu ya pada segmen selanjutnya kita akan lebih dalam membahas MVC, dah ga kuat pengen bobo heuuhhhh see u next song.... and be carrefour....

2 komentar: